Kaum Yahudi Frustasi

Dunia mencibir dan jengah melihat tingkah polah Israel yang berprilaku seperti bocah cengeng yang takut mainannya direbut orang lain dan menangis ketika orang lain memiliki mainan yang diinginkannya. Dan selalu tidak tenang ketika ancaman mengitarinya, padahal ancaman ada karena kelakuan buruk yang dilakukannya.

Sepanjang sejarah perilaku mereka selalu menyimpang dari tuntunan dan kebaikan, seperti ketika mereka mengingkari kenabian Musa AS dengan membuat sesembahan sapi emas. Hal ini sedang menunjukan bahwa kehendak dan impian mereka adalah meraup emas sebanyak-banyaknya, dan selalu memprovokasi pihak lain untuk ikut serta menggapai impian serakahnya. Mereka adalah segolongan kaum pengecut yang tidak berani berbuat dengan tangannya sendiri, dalam setiap perbuatannya mereka selalu mengajak pihak lain bahkan keinginannya pihak lainlah yang berbuat untuk kepentingannya, ketika mereka yang berbuat sendiri maka senantiasa berlindung kepada kelompok lain untuk melegalisasi perbuatannya.

Untuk mewujudkan impian dan keinginannya, mereka berupaya mencari sumber dana dengan tanpa kerja kerja, namun upaya mereka melalui metode BRAIN STORMING lewat teori-teori yang disebar luaskan pada perguruan-perguruan tinggi di seuruh dunia, dan dipublikasi melalui media massa dunia, seolah teori-teori tersebut serta kampanye HAk Azazi Manusia model mereka merupakan hal yang sangat lmiah dan sagat azazi. Upaya ini sangat efektif, sehingga cara berpikir masyarakat duniatanpa terasa tergusur oleh propaganda ilmiah mereka

(gambar dari golputih.wordpress.com)

Teori perdagangan yang menebarkan mekanisme pasar bebas, teori bunga, teori pasar uang dan pasar modal, mereka kemas sebagai ladang untuk mencari sumber dana. Pengalihan fungsi uang menjadi alat kendali harga komoditas menjadi instrumen vital untuk mengendalikan perdagangan komoditas dan jasa di dunia. Mereka meperoleh keuntungan melalui praktek mekanisme pasar bebas, diantaranya :

  1. Keuntungan dari spekulasi di pasar valuta asing, hanya dengan mengendalikan perubaha jumlah permintaan dan penawaran Dollar dengan sangat mudah mereka memperoleh keuntungan.
  2. Keuntungan dari spekulasi pasar modal (foreign direct investment dan indirect invesnent), dengan mengatur jumlah pembelian dan penjualan saham perusahaan, mereka dengan mudah memprediksi perubahan harga saham yang pada akhirnya keluar masuknya mereka pada pasar modal sebagai langkah mepermudah memperoleh dana perjuangan. Gejala ini sangat mudah dilihat ketika harga minyak dikendalikan oleh mekanisme pasar modal dunia
  3. Menjadi pengendali tingkat bunga bank diseluruh dunia merupakan keinginan puncak mereka,dan hal ini telah dicapai, dimana beberapa Negara di dunia menjadi pengikut kebijakan moneter Amerika sebagai bapak angkat yahudi. Dengan kebijakan moneter ini kepentingan lancarnya lalu lintas Dollar dan pemeliharaan perdagangan komoditas menjadi terjamin di negaranya, namun bagi Negara lain yang memiliki hubungan dagang dengannya merugi.

Akhir tahun 2008, merupakan bencana bagi propaganda ilmu ekonomi liberal yang kapitalis, sebagai sumber dana kaum yahudi, sebab ternyata tidak seluruh Negara terimbas oleh krisis keuangan global, terutama Negara-negara yang mempertahankan hukum muamalah dalam aktivitas perekonomian negaranya. Negara yang tidak menganut system ekonomi pasar bebas dan mengharamkan pemberlakuan tingkat bunga terbukti mampu mempertahankan stabilitas ekonomi negaranya, dan tidak ada kebergantungan terhadap mekanisme pasar dunia. Hal ini sangat dibenci Yahudi sebab merupakan kegagalan propaganda ekonomi dunia, serta merupakan kegagalan imperialism ekonomi dunia. Negara-negara yang bertahan di belahan Jajirah Arab dan dinegara lainnya yang tidak begitu respon terhadap cara berpikir mereka, menjadi Negara yang dibencinya.

Kepentingan penguasaan ekonomi dunia sebagai jalan untuk menguasai kehidupan dunia telah mengalami jalan rumit setelah krisis ekonomi dunia saat ini, maka solusi agar masyarakat dunia secara keseluruhan menghadapi krisis dan vocus ekonomi Negara yang bertahan dari krisis terganggu Yahudi dan anteknya melakukan aksi biadab berupa penyerangan terhadap Palestina. YAhudi tahu bahwa penyerangan terhadap PAlestina di Gaza akan mempengaruhi psikologi masyarakat dunia, yang pada akhirnya perhatian terhadap krisis global tidak vocus, dan mereka leluasa untuk mempengaruhi perdagangan dunia dan kendali ekonomi dunia dapat mereka raih lagi.

Tidak ada motivasi lain selain penguasaan ekonomi dunia bagi kaum yahudi, sebab mereka telah menanamkan visi mengendalikan kehidupan dunia melalui perekonomian. Penyerangan terhadap Palestina merupakan langkah yang ditempuh mereka untuk mengembalikan kewibawaan ekonomi dunia, namun sesungguhnya penyerangan mereka merupakan tindakan sangat bodoh, sebab semakin Nampak bahwa mereka bukan orang-orang cerdas, sebab nurani manusia tidak akan pernah menerima penganiyayaan dan penindasan. Dengan penyerangan ini maka kebencian Dunia terhadap Israel dan Amerika akan semakin besar, serta dunia akan semakin tersadarkan bahwa teori ekonomi yang disebarkan Israel dan USA melalui perguruan tinggi di dunia hanya teori yang dilandaskan pada penguasaan ekonomi bukan sebagai alat mensejahterakan kehidupan penduduk bumi ini.

Negara-negara di Kawasan Arab dan Afrika, serta penduduk dunia lain tahu, bahwa Israel dan USA saat ini sedang prustasi menghadapi krisis ekonomi, dan penduduk dunia tahu bahwa penganiyayaan dan penindasan Israel terhadap Palestina sangat keji, dan penduduk dunia tahu bahwa sesungguhnya Israel dan Amerika tidak dapat berbuat apa-apa tanpa dibantu oleh Negara-negara lain seperti eropa dan antek lainnya. Dan sesungguhnya penduduk dunia bahwa bersahabat dengan pengecut adalah perbuatan sangat bodoh. Dan penduduk dunia tahu bahwa masa depan adalah kemandirian bukan menjadi pengikut dan hamba bangsa lain. Terutama semua bangsa tahu bahwa perekonomian dunia bukan milik salah satu Negara, dan teori ekonomi yang bersumber dari pemikiran serakah akan musnah, serta penduduk dunia tahu bahwa aktivitas ekonomi yang dilakukan oleh Negara-negara yang konsisten mengimplementasikan petunjuk Al Qur’an menjamin kesejahteraan, dan mereka mulai tersadarkan bahwa bertindak rasional adalah mensejaterakan bukan pemaksaan da penindasan.

( sumber : http://bwfitri.wordpress.com)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: